![]() |
| Cerita Sex Today - Ngentot Dengan Pacar Sampai Muncrat |
Cerita Sex Today - Heloo ,saya Riko. Ketika saya menginjak kelas 2 SMA, saya berpacaran dengan cewek yang selama setahun saya perhatikan dan dekati.
Cewek itu bernama Nunung, kemudian kami resmi jadian. Salama masa perjumpaan itu, kami seringkali pulang bareng. Memanglah saya berniat pulang bareng dengannya, agar saya dapat mendekatinya.
Situs Judi Poker Online Nunung adalah cewek yang bertubuh seksi, hingga buat mata beberapa cowok-cowk banyak yang melirik padanya.
Dengan badan yang baik serta ukuran payudara yang lumayan enak seandainya dilihat terlebih di remas serta dengan tinggi tubuh yang lumayan, kisaran 163 cm serta bertubuh baik seperti badan beberapa jenis majalah.
Tetapi penyebabnya saya jadian dengan nunung bukanlah karna badannya yang seksi, tetapi tawa canda nya yang makin saya tahu sesudah sepanjang satu tahun kami berteman.
Saya begitu mencintainya karna dengan sikap yang manja serta genit buat ku suka dengan si Nunung. Hubunganku dengan Nunung seperti pacaran yang cupu, seperti dahulu kala. Cuma dengan melihat film-film bioskop serta berjalan-jalan doang.
Poker Idn
Kerapkali ketika kita pulang, saya seringkali singgah ke tempat tinggalnya utnuk bercanda serta mengobrol dengan Nunung. Kadang- terkadang juga untuk kerjakan pekerjaan sekolah. Ketika saya maen kerumahnya Nunung, tempat tinggalnya tampak begitu sepi. serta tak tahu kemana keluarganya pergi hingga tampak sepi di tempat tinggalnya.
Serta sesudah Nunung berkata kepadsaya, kalau orang tuan nya tengah pergi luar kota untuk sekian hari. Jadi kami cuma berdua saja dirumah Nunung.
“Mau nonton FILM DVD gak? Nunung miliki FILM DVD baru nih.., ” tuturnya seperti umum dengan ceria.
Indonesia Poker “Boleh, ” sahutku. “Bentar ya, Nunung mo ubah pakaian dahulu, bau, ” tuturnya sembari menuju ke arah kamarnya. Saya juga memasukkan keping FILM DVD kedalam playernya sembari menunggunya ubah pakaian.
Tidak lama Nunung juga kembali pada ruangan tengah dengan short pendek sekitaran 15 cm diatas lutut serta kaos seksi.
Kami juga melihat film dengan duduk bersebelahan di dalam yang ada sofanya empuuuk. Film yang kami lihat yaitu film “Twiilight New Moon”
Agen Judi Poker Online
Ku genggam tangannya serta menariknya tempelkan bahunya dengan bahuku, Nunung juga merapat serta lenganku juga saat ini ada diatas payudaranya yang empuuk. Nunung telah punya kebiasaan dengan hal semacam ini, umumnya juga sesuai sama itu setiap kali nonton di bioskop atau di perjalanan.
Makin lama tempat duduknya semakin berubah serta saat ini Nunung tiduran dengan kepalanya ada diatas paha saya.
“menawaaannya Nunung ini, ” fikirku dalam hati.
Poker Online Indonesia
Tangan saya tempatkan diatas perutnya. Saat adegan ada adegan panas di film, saya rasakan nafasnya beralih. Selalu jelas saya juga terasa terangsang, bebrapa perlahan kugeser telapak tangan saya ke atas payudaranya, tapi Nunung menampiknya.
Karna terikut situasi, kucium keningnya serta Nunung tersenyum pada saya. Kulanjutkan dengan mengecup pipi serta bibirnya, bebrapa sekali lagi Nunung tersenyum.
Itu yaitu ciuman pertama kami. Ciuman yang awalannya cuma melekat kurang dari sedetik, saat ini telah jadi ciuman penuh nafsu birahi.
Lidah kami juga sama-sama bermain serta tanganku juga telah meremas-remas payudaranya. Mendadak Nunung bangun serta duduk di sebelahku,
“sudah ya, kelak keterusan sekali lagi sayang”. ucapnya.
“Sorry ya, setelah anda gemesin sich.
Tau ngga, itu barusan ciuman pertama saya lho, ” ujarku polos.
“sama, ” jawabnya sekali lagi sembari menghadirkan senyumnya yang buat semakin cinta itu.
Kami juga melanjutkan melihat film serta cuma melihat. Sesudah film usai, Nunung bangkit dari duduknya, “Mau ke mana? ” Bertanya saya.
“Mau beresin pakaian dahulu buat besok, ” jawabnya. Memanglah besok kami juga akan pergi ke luar kota dengan semua rekan satu sekolah. “Mau dibantuin? ” Bertanya saya.
“Ayo…., ” ucap nunung menjawab sembari jalan menuju kamarnya. Saya juga mengikutinya ke kamarnya serta berikut pertama kalinya saya masuk ke kamarnya.
Kamarnya benar-benar tunjukkan bila Nunung masih tetap manja, dengan cat cerah serta dengan boneka diatas ranjangnya. Nunung mulai keluarkan baju-bajunya.
“Yang ini janganlah dibawa, sangat seksi, ” kata saya. Saat Nunung keluarkan pakaiannya yang memanglah tidak tebal serta berbelahan dada besar.
“Jangan memprotes doang, nih beresin sekalian, ” jawabnya seakan memprotes dengan menempatkan muka ngambek, tapi bebrapa sekali lagi tetaplah tampak manja.
Saya juga menggantikan lemarinya serta kupilih-pilih pakaian yang kupikir pas untuk dibawanya.
Mendadak keluar fikiran nakalku untuk memilihkan juga baju dalamnya. Kuambil satu yang berwarna hitam kerenda,
“ih janganlah pegang-pegang yang itu” jerit manjanya.
Sembari berupaya merebut dari tanganku. Saya juga menghindar sedikit,
“Wah ini ya bungkusnya, gede juga, ” canda saya.
Nunung juga menarik tanganku serta memelukku untuk merebut BH dari tanganku yang beda. Selekasnya saja kucium sekali lagi bibirnya serta Nunung juga membalas ciumanku.
“Eemmmh…emhhh, ”
Suaranya mendesah sembari tangannya memegang tanganku. Kudorong badannya ke ranjang sembari selalu berciuman. Saat ini tempatku berada di atasnya serta melekat di badannya.
Merasa benar payudara kenyalnya di dada saya. Kugeser badan saya ke sebelahnya supaya bisa meremas payudaranya.
“Eemmmh…Emhhhhh…Eemhhhh, ”
desahnya semakin terang. Serta saat ini tangannya telah menyentuh kontolku dari luar celana saya.
“Sudah nafsu banget, ” fikirku.
Perlahan kumasukkan tanganku kedalam kaosnya serta meremas payudaranya segera. Kuangkat ke atas kaosnya hingga saat ini terpampang payudaranya yang besar terbungkus BH Hitamnya.
Selekasnya kuciumi ke-2 payudaranya serta tidak lama Nunung juga melepas sendiri BH nya.
Betul-betul payudara yang besar serta indah, warnanya putih dengan puting yang berwarna kecoklatan. Kumainkan ke-2 putingnya, kujilati bertukaran.
“Eemmmh…. emhhhh…kamu juga buka dong, ” pintanya sembari menahan desah.
Selekasnya kubuka pakaian ku serta celana sampai tinggal celana dalam, kulanjutkan dengan buka celana pendeknya.
“celana dalamnya janganlah, ” tolaknya.
Saat saya juga akan menarik terlepas celana dalam hitamnya.
Kulanjutkan jilatan-jilatanku di puting payudaranya, tangan kiriku memainkan puting yang satu sekali lagi, sedang tangan kananku menggesek-gesek memeknya dari luar celana dalam.
“Enak…..? ” Bertanya saya.
Nunung cuma mengangguk sembari meremas-remas kontolku dari luar celana dalam. Mendadak Nunung menarik keluar kontolku.
“Dibuka saja ya? ” Bertanya saya sembari kubuka celana dalamku.
Tangannya semakin kuat meremas-remas kontolku, sesaat tangan kananku mulai masuk memeknya dari samping celana dalamnya.
Kugesekkan jari telunjukku ke bibir memeknya yang telah basah. Pelan-pelan kumasukkan jariku kedalam memeknya, kulihat kepalanya mendongak ke atas sembari selalu mendesah.
“Boleh dimasukin gak? ”
Bertanya saya sembari memandang berwajah yang saat ini jadi demikian seksi.
“Pelan-pelan ya, ” jawabnya
Dengan nafas terengah-engah.
Memperoleh kesepakatan, saya juga berdiri dibawah ranjangnya serta diantara ke-2 kakinya. Kutarik terlepas celana dalamnya hingga saat ini untuk pertama kalinya saya lihat segera memek seseorang gadis.
Memeknya berwarna coklat serta ke-2 bibir memeknya demikian rapat seakan tak ada lubang disana. Bulu-bulu kemaluannya yang tidak tebal telah terserang lendir-lendir yang keluar dari memeknya saat kumasukkan jari telunjukku barusan.
Kucium memek itu.
“Iiiihh, apaan sich. Janganlah di cium, geliii ahh, “ tolaknya
Sembari ke-2 telapak tangannya tutup memeknya.
“Abis imut sich, ” kata saya
Sembari tersenyum padanya. Kulepaskan ke-2 tangan yang menutupinya serta segera kugesek-gesekkan kontolku ke memeknya.
Kadang-kadang kujilat-jilat ke-2 putingnya.
“Ehmmm…Eehhhhm…. ” lenguhnya semakin tidak terang.
“Sayaaang…., masukin saja sayaang, masukin…. emmmhhhh, ” pintanya.
Selekasnya kudorong kontolku masuk lubang memeknya, demikian sempit tetapi karna telah dipenuhi cairan-cairan, karena rangsangan barusan.
Perlahan kontolku juga menerobos. Sesudah kontolku masuk semuanya, kurasakan denyutan-denyutan memeknya menjepit kepala kontolku, demikian nikmat.
Kutatap berwajah, mata kami juga berpandangan seakan buat perjanjian untuk mulai menggenjoot. Kutarik bebrapa perlahan kontolku lantas kumasukkan kembali bebrapa perlahan.
“sayaang, enak banget sayaang. . . “.
“Aduh enak banget…. emmmmhh, ” teriaknya semakin liar.
Makin lama kocokan kontolku makin kencang. Ke-2 tanganku juga selalu memainkan ke-2 puting payudaranya, sembari kadang-kadang meremasnya serta menjilatnya.
Nunung juga menarik badanku memeluknya. Saat ini badan kami terasanya melekat, payudaranya melekat di dada saya yang sudah berkeringat.
Bibir kami berpagutan serta lidah kami sama-sama membelit. Nikmat serta dasyaat sekali. Cuma kontolku yang masih tetap dapat bergerak keluar masuk memeknya.
“Rikoo sayaang….. OOuuhhhhh…Ooouhhhh…. Sayaaang, ”
Mendadak badannya menegang lalu lemas sebentar.
“Kamu keluar ya? ” Bertanya saya.
Sembari hentikan kocokan kontolku tetapi masih tetap tenggelam di memeknya. ”Iya, enak banget, enak banget. Anda belum juga ya? ” jawabnya
Sembari kepalanya menggeleng-geleng perlahan seakan baru rasakan begitu enak. Tidak kujawab pertanyaannya tapi kembali saya kocok kontolku.
“Jangan cepet-cepet, masih tetap geli, ” ucapnya.
Karna memanglah sebenarnya saya juga nyaris oragasme, selang beberapa saat saya juga keluarkan pejuuhku.
“Ohhhhhh…ohhhhh…nunuuuuuung, ” ucapku
Sembari menyemprotkan pejuuuhku kedalam memeknya.
Kucabut kontolku serta tidur di sampingnya.
“Enak banget, terima kasih ya sayaangku Nunung, ” ucapku.
Nunung Hanya tersenyum serta memelukku dengan kepalanya bertumpu di dada saya. Kemudian kami juga mandi dengan.
Besoknya di acara pentas seni perpisahan sekolah, kami jadi makin rapat seperti sepasang pengantin baru.
Kami juga sekian kali mengulangi kesibukan sex di tempat tinggalnya.
Sampai pada akhirnya kami berpisah jarak karna mesti kuliah di kota yang berlainan serta berbuntut dengan putus karna susah menjaga pacaran yang jauh untuk konikasi dengan segera. Usai.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar