Cerita Sex Today

Cerita Sex Indonesia Terbaru , Cerita Sex ABG, Cerita Sex Perawan.


DewaBetting

DewaBetting
Agen Sbobet, Agen Maxbet, Agen Bola Terpercaya

Kamis, 15 Maret 2018

Cerita Sex Today - Aku Ketagihan Ngentot

Cerita Sex Today - Aku Ketagihan Ngentot

Cerita Sex Today - Bermula dari cerita pacaran saya dengan Mia, seseorang mahasiswi yang berlainan universitas dengan saya. Sesudah saya berpacaran dengannya sepanjang dua bln., baru Mia memperlihatkan bagian kehidupan aslinya, kalau dia penganut sex bebas. Kondisi itu saya mengerti dari perkataannya sendiri waktu saya usai makan dengannya di satu warung mahasiswa unik Yogyakarta. Ketika itu dia narasi apabila sepanjang tiga bln. dia tidak sempat disentuh lelaki termasuk juga saya. Tujuannya sudah pasti rasakan kesenangan seksual yang sampai kini dipenuhinya dari bekas pacarnya yang terdahulu sebelumnya saya. Kontan saya kaget berat mendengar hal tersebut. Batang kemaluan saya segera tegak serta seolah menginginkan loncat keluar.

“Kenapa anda mendadak jadi horny begini..? ” bertanya saya.
“Aku tiga hari ini habis nonton BF bareng kawan-kawan kosku.., ” jawabnya, “Ayolah.., anda mauya..? ” pintanya.

Saya makin tidak karuan mendengar permintaannya itu sembari menggelayut di lenganku dengan manja. Pada akhirnya kuputuskan untuk meladeninya, walau saya belum juga sempat mengerjakannya sekalipun dengan wanita manapun. Dia terlihat suka sekali mendengar kesediaanku meladeninya malam itu. Di kepalaku mulai muncul fikiran-pikiran yang kotor sembari berfantasi dengan kemolekan badannya yang sintal, langsing serta diisi itu (payudaranya memiliki ukuran 32A, kurang lebih segitu deh).

Saat itu juga saja motorku segera kubawa ke arah tempat kost-nya yang memanglah bebas, serta lelaki bisa masuk, karna memanglah tetangga sekitaran berjarak agak berjauhan dengan tempat tinggal itu. Hingga di kost-nya, saya memarkirkan motorku serta segera digandeng masuk kedalam kamarnya.

Rekan-rekan satu kost-nya segera saja menghina kami saat kami barusan masuk, “Waaahh, telah kebelet ya.. setelah yang tempo hari itu..? ” kata salah seseorang dari mereka serta segera diterima sorakan yang lain.

Saya cuma diam saja, tengah Mia tertawa kecil sembari berkata, “Biarin..! Orang gue juga kepengen kok..! ”

Sesampainya di kamar, Mia bergegas mengunci pintu serta segera menubrukku hingga saya terpuruk di kasurnya. Dia mulai menerkam bibirku dengan ciumannya yang penuh nafsu. Saya telah tak ada fikiran untuk hentikan perbuatannya itu. Saya segera meladeni ciumannya yang ganas itu dengan ganas juga. Tangan Mia mulai merayap di kemaluanku yang masih tetap tertutup celana.

Saya tidak ingin kalah juga, kusergap payudaranya dengan remasan yang lembut sembari kulepaskan satu persatu kancing pakaiannya. Pada akhirnya dia juga berdiri karna melihatku mulai bernafsu serta telah mulai buka pakaiannya. Dia mulai membantuku buka bajuku sampai celana serta sekalian celana dalamku lepas dari badanku serta dibuangkannya saja ke pinggir ranjangnya. Demikian halnya demikian sebaliknya, kulucutkan pakainnya sampai kami keduanya sama telanjang bulat. Tanpa ada fikir panjang, saya direbahkannya diatas kasur dalam tempat duduk, serta saat ini berwajah telah ada pas dimuka batang kejantananku yang telah tegak berdiri.

Saya kangen sama kemaluan lelaki..! ” tuturnya sembari mengocok-ngocok lembut batang kemaluanku.

Saya makin menggeliat. Baru pertama kalinya batang kemluanku dikocok sama cewek. Kocokannya makin merasa serta saya makin mendesah hebat. Tidaklah sampai dua menit dia mengocok, mendadak mulutnya diarahkannya ke batang kejantananku serta ia juga mulai mengulumnya. Hilang ingatan..! Sensasi yang mengagumkan. Saya berkesan dengan permainan mulutnya, kadang-kadang dihisap, dimainkan memakai gigi, dikulum, dijilat serta banyak sekali lagi deh. Sesudah agak lama serta saya juga telah mulai begitu terangsang, kuangkat dia ke sebelahku serta saat ini saya yang berlutut di lantai, tengah Mia yang saat ini duduk di kasur. Saya telah tidak tahan menginginkan coba rasakan menjilati kepunyaannya yang gundul tidak ada selembar bulu juga itu, karna nampaknya Mia telah mencukurnya.

Saya mulai dengan mempermainkan vaginanya terlebih dulu memakai jari-jariku.
“Sssttt… aaahhh… selalu..! ” rintihnya saat jariku mulai masuk daerang liang senggamanya.
Saya mulai mempermainkan nafsunya dengan jari-jariku, dia mulai meronta dengan mengangkat-angkat pantatnya. Tidak lama kemudian saya mulai menjilati dengan semua jenis langkah di lembah yang gersang itu, dari mulai kumasukkan lidahku ke lubangnya hingga kuputar-putar di lipatannya yangmembuat Mia makin meronta seperti orang yang kerasukan birahi.

Sekitaran 10 menit saya memainkan liang senggamanya, Mia mulai tidak tahan.
“Maaass… akuuu.. maauu.. keluarr… aaahhh… masukin saja pake… batangmu… Mass.., uuuhh… aaahh..! ” rontanya sembari mengangkat-angkat selalu pantatnya, sedang kepalaku masih tetap ditekannya, seolah dia minta janganlah dilepaskannya lidahku pada lembahnya.
Saya tidak memedulikan rintihannya sampai satu waktu, “Seerr… haaahh… haaahh..! ” Mia mengelinjang hebat rasakan orgasmenya.

Liang kemaluannya tetaplah tidak kubiarkan menganggur, saya masih tetap mempermainkan liangnya itu denganjariku. Mia masih tetap meronta. Segera dia sergap batanganku, dikocoknya serta dikulumnya dengan penuh semangat. Saya sedikit meronta karna seolah Mia membalas perlakuanku kepadanya.

Pada akhirnya saya segera saja merebahkannya dalam tempat kepandaianng, saya mulai menuntun batang kejantananku yang masih tetap tegang hebat itu ke liang senggamanya, serta, “Slepp..! ” batangankusudah masuk penuh.

Saat rudalku itu masuk penuh, Mia merintih, “Haaahh.. Maaasss.. goyang..! ” rintihnya manja.
Kuturuti saja kata-katanya, saya mulai menggoyang pinggulku serta menyodok-nyodok lubang kenikmatannya dengan batang kejantananku. Rintihan untuk rintihan bertukaran keluar dari mulut kami. Hingga pada akhirnya Mia makin menggelenjang tidak menentu, saya tahu bila dia telah ingin orgasme sekali lagi. Lihat tanda itu, segera saja kupercepat pergerakanku hingga pada akhirnya, “Serr.. serr.. serr..! ” keluarlah cairan kesenangan itu dari liangnya.

“Stop… Stoop dulu… hhuuhhh… huuhh.. haaahh, janganlah.. dicabut Mas..! Biarin saja.. ” pintanya.
Saya juga tidak mencabut kemaluanku serta saat itu juga kurasakan batang kejantananku dihisap-hisap liang vaginanya, gilaa..! sangat nikmat. Selang beberapa saat saya dibaringkan ke kasur denganposisi kemampuanng. Saat ini tempat Mia berada di atas dalam kondisi duduk sembari mengocok batanganku serta menuntun sekali lagi ke arah liang kemaluannya.
“Sleepp..! ”
“Oohh.. liangmu enak banget Say..! ” kataku.
“Punya anda juga buat saya hilang ingatan Mas..! ” tuturnya sembari menaik-turunkan badannya diatas badanku.

Tanganku tidak diam saja, kuraih payudaranya serta kukulum, kuhisap payudaranya bertukaran sambilkumulai meremas bertukaran tanpa ada berhenti. Rontaan Mia makin hebat serta makin kelojotan dia. Saya juga mulai tidak tahan, karna tempat berikut yang paling kusukai, karna tangan serta mulutku akan tidak berhenti hinggap dibagian badan wanita yang paling kusukai, yakni payudara.

Sesudah sekitaran 15 menit kami sama-sama menggenjot birahi, pada akhirnya rasa-rasanya saya tidak bisa sekali lagi menahan hasratku meledakkan laharku.
“Saayy… saya maauuu keluar Saayy..! ” rintihku.
“Tunggu saya Massss… nanti keluarnya saya kocokin saja..! ” kata Mia yang membuatku kaget 1/2 mati serta segera memikirkan bagaiamana enaknya dikocokin tangannya saat ingin orgasme.
Sesaat kemudian, saya rasakan jepitan pangkal paha Mia makin keras, serta rontaannya makin tidak teratur, sedang saya juga sedikit mulai rasakan ingin keluar. Saat itu juga batang kemaluanku rasakan ada cairan yang mengguyur dari dalam rahimnya sembari Mia tampak kelojotan tidak teratur.

Saya belum juga rasakan ingin keluar juga waktu itu.
“Mia, keluarin saya juga dong..! ” pintaku merintih sembari meremas buah dadanya yang ranum itu.

Saat itu juga dia telah mengocok batang kejantananku serta segera membasahinya dengan ludahnya, dihisapnya serta dikulumnya seperti tengah makan es cream. Tak ada semenit saya telah menumpahkan air maniku ke lehernya sembari kocokannya selalu jalan tidak berhenti. Setelahitu dia bersihkan batang rudalku dengan jilatannya.
“Aku nanti malem ingin sekali lagi ya..? ” pintaku.
“Aku juga ingin sekali lagi kok Mass..! ” tuturnya dengan dibarengi ciuman lembut di bibirku.
Mulai sejak waktu itu saya mulai ketagihan jalinan sex serta kami berdua tidak sempat sungkan-sungkan sekali lagi bila sekali lagi menginginkan lakukan jalinan sex. Sempat kami mengerjakannya satu hari 3x. Bahkan juga kami sempat cuma lakukan 10 hari dengan oral sex saja, mengingat waktu itu Mia baru menstruasi.

Tetapi petualngan seksku belum juga berhenti hingga disitu. Sempat satu saat, permainan jalinan sex kami diintip Ibu kost Mia serta dua orang rekan kost-nya. Sampai waktu Mia telah lulus serta kembali pada kota aslinya, saya tetap masih main ke kost Mia karna sesudah kepergian Mia, saya jadi simpanan Ibu kost Mia serta seseorang rekan kost Mia yang sempat juga mengintip kami lakukan jalinan sex itu hingga saat ini. Saya jadi betul-betul ketagihan hingga saat ini.

Untuk pengalamanku dengan rekan kost Mia serta Ibu kost-nya tidak bisa sekali lagi kuceritakan, karna saya senantiasa terangsang berat bila membaca tulisan di website ini. Demikian halnya saya jadi seperti “cacing kepanasan” setelah menulis narasi ini serta kelihatannya habis ini saya mesti masturbasi, karna saya rasakan “on” banget

Tidak ada komentar:

Posting Komentar